Warga Desa Pada Ditemukan Meninggal Dunia Bersimbah Darah di Rumahnya

By Admin HJ 22 Mei 2022, 11:50:39 WIB Hukum
Warga Desa Pada Ditemukan Meninggal Dunia Bersimbah Darah di Rumahnya

ANTONIUS Dolu Lerek, 60 tahun, warga Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,  Minggu (22/5/2022) pagi, ditemukan meninggal dunia. Sekujur tubuhnya berlumuran darah.

Korban ditemukan, Minggu (22/5/2022) pagi di dalam kamar miliknya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lembata, Ipda Yohanes Mau Blegur, SH, Minggu (22/5/2022), menjelaskan, Pihaknya langsung melakukan olah TKP, kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Lewoleba untuk di visum.

Baca Lainnya :

"Kami bawa Jenazah ke RSUD untuk divisum luar. Darah keluar dari hidung dan mulut. Darah sangat banyak di tempat tidur di kamar rumahnya sendiri. Dugaan sementara, korban meninggal karena kehabisan darah. Setelah pemerikasaan luar nanti kita lihat," ungkap Kasatreskrim Polres Lembata, Blegur.

Ia menjelaskan, lokasi TKP Kini dipasangi police line. Setelah olah TKP, pihak Kepolisian belum menemukan tanda tanda adanya tindak kekerasan.

"Kita lihat hanya ada banyak obat obatan," ungkapnya. Kasus inipun masih dalam penyelidikan polisi.

Korban Sempat Teriak Kesakitan

Informasi yang dihimpun media ini, korban diketahui baru kembali dari kampungnya Desa Atakore, Kecamatan Atadei dalam kondisi baik-baik saja pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Hingga malam tadi, korban berada dirumahnya bersama Stefanus Bala Lerek, Sepupu korban dan Bernabas Gesi, kerabat yang sering berada di rumah milik korban warga asal Ile Ape.

Saat itu Gesi hendak pergi untuk menyampaikan kejadian tersebut kepada Yohanes Kia Lerek, Kakak Kandung dari almarhum) dan Ibu Sili (Adik kandung dari korban) dan juga disampaikan kepada Nimus Lerek (Anak kandung Korban).

"Turun lihat bapak dulu,bapak su tidak ada," tutur Gesi.

Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dirumah milik Korban, Almarhum sempat memanggil orang yang berada dirumah.

"Dia mulai teriak sakit itu sekitar jam 04.00 WITA,"jelas Gesi

"woe datang dulu bapa sakit, tidak kuat,"panggil korban kepada kemanakan.

Nabas akhirnya mencari bantuan dan memanggil para keluarga Korban yang berjarak rumah kurang lebih 1 Km,  namun ketika datang, Antonius,   menghembuskan nafas terakhir.

Atas peristiwa itu, Erlin Lerek (Ponakan Korban) akhirnya  melaporkan kejadian itu ke Mapolres Lembata.

Hingga berita ini diterbitkan, keluarga belum mengetahui motif atas kejadian meninggalnya Antonius Dolu Lerek.(*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda