Tak Pakai Masker Di Lembata Bersiaplah Disanksi Kerja Sosial
Bersatu Lawan Virus Korona

By Admin HJ 15 Sep 2020, 18:05:22 WIB Kesehatan
Tak Pakai Masker Di Lembata Bersiaplah Disanksi Kerja Sosial

Keterangan Gambar : Suasana Operasi Yustisi Penegakan protokol Kesehatan di Pelabuhan Laut Lewoleba



MELONJAKNYA eskalasi penularan wabah virus Korona di Provinsi Nusa Tenggara Timur serta berbagai belahan dunia, mendorong Pemerintah Kabupaten Lembata, mulai serius dan gencar melakukan pencegahan dan pengendalian corona virus desease 2019.

Selain mulai membatasi arus keluar masuk manusia dari dan menuju Lembata, terhitung sejak hari Selasa tanggal 15 september 2020, Pemkab setempatpun mulai mengelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan bersama TNI/Polri. Operasi yustisi terpadu menyasar berbagai tempat dan fasilitas umum, guna memastikan protocol Kesehatan benar-benar dijalankan.  

Baca Lainnya :

Tak hanya itu, Pemda Lembata telah menyiapakan sanksi Kerja social, bagi individu yang kedapatan tidak mengenakan masker dan menjaga jarak personal.

Sedangkan bagi badan usaha yang tidak melaksanakan protocol Kesehatan terancam dicabut izin usahanya. Seluruh sanksi tegas itu dilaksanakan setelah pemda setempat memberikan teguran baik lisan maupun tulisan.   

Sanksi dan berbagai ketentuan dalam penerapan protocol Kesehatan tersebut termuat dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protocol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus desease 2019.

“hari ini ada sidak gabungan. Sidak ini sebagai respons Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata terhadap peningkatan eskalasi di luar Lembata akhir-akhir ini,” ujar Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, Selasa (15/9/2020).

Tidak main-main, Pemkab setempat telah membentuk tim gabungan guna melaksanakan sidak. Sidak gabungan tersebut guna memastikan setiap tempat umum menjalankan protocol Kesehatan dengan baik.

Kasat Pol PP Kabupaten Lembata, Markus Lela Udak, Selasa (15/9/2020) menyebutkan, pihaknya memulai sidak gabungan bersama TNI/Polri ke Pelabuhan dan berbagai fasilitas public milik pemerintah.

Namun pihaknya menegaskan, akan pula menegakan perbup nomor 11 tahun 2020 pada kerumunan massa seperti pesta dan pertemuan.

Sementara itu, Kapolres Lembata, AKBP Yoce Marten melalui Kabag Ops Polres Lembata, AKP Marthin Ardjon menjelaskan, pihaknya siap memback up Pemda Lembata dalam Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan.

Operasi yustisi secara terpadu oleh Tim Gabungan Pemkab, TNI/POLRI tersebut digelar sejak kemarin, Senin (14/9/2020).

“ini operasi leading sektornya Pol PP. Kita siap back up Personil polri 17 orang, sedangkan teman-teman TNI 5 orang, POL PP Dan ASN 10 orang, Perhubungan laut 3 orang, BPBD 3 orang,” ujar Kabagops Polres Lembata, AKP Marthin Ardjon. (*S/HJ).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment