Sekda Lembata Diperiksa 3 Jam Dalam Kasus Mafia Tanah
Kasus Mafia Tanah

By Admin HJ 26 Mar 2021, 15:50:22 WIB Hukum
Sekda Lembata Diperiksa 3 Jam Dalam Kasus Mafia Tanah

Keterangan Gambar : Sekda Lembata saat tiba di Kejaksaan Lembata


SEKRETARIS Daerah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Paskalis Ola Tapobali, Jumad (26/3/2021), diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Lembata.

Bertempat di Kejaksaan Negeri Lembata, kehadiran Sekda di kantor Kejaksaan Negeri Lembata, didampingi Staf Bagian Hukum serta ajudannya.

Sekda Lembata dipanggil untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tanah desa di desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur tahun 2018-2019.

Baca Lainnya :

Usai diperiksa penyidik Kejari Lembata, Sekda Tapobali menyatakan sebagai warga Negara yang baik dirinya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan untuk diperiksa sebagai saksi.

Sekda Tapobali mengaku dirinya dipanggil dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

"Tentang materi penyidikan silahkan dengan penyidik saja," ujar Sekda ringkas.

Perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tanah desa di desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur tahun 2018-2019.

Kasus ini menyeruak setelah pengusaha lokal Ben Lelaona menggunakan tanah seluas 5 Ha untuk kepentingan tambak udang. Kini usaha tersebut terganjal dugaan korupsi penyimpangan tanah desa di desa Merdeka,

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Desa Merdeka, Rus Wahon mengaku tanah yang terletak di bibir pantai Desa Merdeka itu bukanlah tanah milik Desa.

Lahan tersebut milik orang per orang yang di jual kepada investor lokal, Ben Lelaona.(*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda