Sawah Waikomo Terancam Ambruk, Pemda Lembata Tunggu Jawaban Proposal
Selamatkan Sawah Waikomo

By Admin HJ 14 Okt 2020, 21:23:11 WIB Daerah
Sawah Waikomo Terancam Ambruk, Pemda Lembata Tunggu Jawaban Proposal

Keterangan Gambar : Ini Kondisi Ruas Jalan Longsor dan Sawah yang berada di bibir DAS Waikomo yang Terancam Ambruk


PARA Petani sawah Waikomo kini semakin resah. Pasalnya, ruas jalan utama di bibir DAS Waikomo, menghubungkan Terminal Barat menuju Pasar Pada, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, semakin tergerus longsor hingga menyisahkan jarak kurang lebih 2 meter dari bibir Sawah.

Krinus Lejab, Petani Sawah Waikomo terdekat dengan lokasi jalan longsor, kepada media ini, Rabu (14/10/2020) mengatakan, dirinya bersama puluhan pemilik sawah di sekitar jalan longsor semakin resah. Sebab longsoran jalan kini menyisahkan jarak kurang lebih 2 meter saja dari sawah.

“kami sudah pasrah dengan situasi ini. Longsoran semakin mendekati sawah. Saya yakin pada musim hujan ini sawah kami akan ambruk dan lenyap,” ujar Krinus Lejab.

Baca Lainnya :

Menurut Lejab, meski mengalami longsor, namun lalu lintas di ruas jalan dari arah terminal Barat menuju Pasar Pada, selalu dipadati kendaraan roda dua. Sedangkan, kendaraan roda empat sudah tidak dapat melewati ruas jalan tersebut karena jalan yang dahulu lebar, kini semakin sempit.

Meski mengaku pasrah dengan keadaan, namun Krinus Lejab mengaku masih menaruh harapan pada pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan di bibir DAS Waikomo itu.

“kami minta Pa Bupati untuk tolong bantu mengatasi ruas jalan ini. Cukup atasi segmen jalan yang longsor dulu, supaya pada musim hujan nanti, sawah ini masih bisa diselamatkan. Tetapi kalau tidak, sawah, satu-satunya sandaran hidup kami akan lenyap,” ujar Krinus Lejab. 

Pemda Menanti Jawaban Proposal

Sementara itu Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, kepada Media ini, Rabu (14/10/2020) mengatakan, khusus untuk perbaikan ruas jalan yang longsor di segmen Terminal Barat menuju Pasar Pada, diperlukan perbaikan dinding DAS dengan kontur berpasir itu.

Namun Bupati Sunur menjelaskan, perbaikan ruas jalan segmen Terminal Barat menuju Pasar Pada itu butuh biaya besar. Pihaknya telah mengajukan proposal bantuan ke pemerintah Provinsi dan Pusat.

“Harus perbaiki dinding DAS dulu dan itu perlu bantuan Provinsi dan Negara karena biayanya besar. Proposalnya sudah diajukan,” ujar Bupati Sunur.

Ruas Jalan Menuju 9 Kecamatan dan Dalam Kota Dikerjakan Tahun 2021

Bupati Sunur menegaskan, pinjaman daerah senilai 400 miliar Rupiah yang sudah diajukan diprioritaskan untuk pembangun infrastruktur jalan utama terutama ruas strategis daerah yang menghubungkan pusat kecamatan yang menyebar di 9 kecamatan dan jalan dalam kota Lewoleba.

“Kalau pinjaman daerah disetujui pemerintah pusat maka prioritas pada pembangun infrastruktur jalan utama terutama ruas strategis daerah yang menghubungkan pusat kecamatan yang menyebar di 9 kecamatan dan jalan dalam kota lewoleba,” ujar Bupati Sunur.

Proses pengerjaan dengan mekanisme pinjaman daerah akan dimulai tahun 2021. (*S/HJ).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment