PPKM Mikro, Kerumunan di Terminal Masih Terus Terjadi

By Admin HJ 12 Jul 2021, 18:18:49 WIB Daerah
PPKM Mikro, Kerumunan di Terminal Masih Terus Terjadi

MESKI Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur memberlakukan pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro (PPKM), namun kerumunan warga di sarana publik tidak sepenuhnya dapat dicegah.

Tampak pula petugas Dari Dinas Perhubungan berjaga-jaga di Terminal.

Padahal Diktum ke Tujuh Huruf J, Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021

Baca Lainnya :

tentang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis

Mikro, Bupati Sunur menginstruksikan, "Pelaksanaan kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya) ditutup untuk sementara waktu, sampai dengan Lembata dinyatakan aman atau keluar dari level 4 pandemi COVID-19".

Namun fakta berbeda dijumpai di lapangan. Seperti terlihat di Terminal Barat Kota Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Senin (13/7/2021) pagi, ratusan penumpang dari berbagai Kecamatan di wilayah Selatan Lembata memadati terminal tersebut.

Ketua RT, 46, RW 15, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Petrus Nara Buran kepada media ini menyatakan, dalam rapat pemberlakuan PPKM berskala Mikro bersama warga, pihaknya bingung dengan instruksi tersebut.

"Disatu sisi, bapa Lurah meminta seluruh warga  untuk menjaga agar tidak di terjadi kerumunan di wilayah RT masing-masing, namun Terminal Barat yang masuk dalam wilayah RT 46 ini sulit untuk di tertibkan. Saya berharap instruksi Bupati ini juga dibaca pihak Perhubungan agar menutup fasilitas umum ini," ujar Buran.

Menurutnya, pemerintah perlu mengatur PPKM di sektor transportasi dalam wilayah Lembata. Sebab dirinya khawatir kerumunan di fasilitas publik seperti terminal, dalam masa pemberlakuan PPKM ini dapat menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. (*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda