Perempuan Dominasi Jumlah Pemilih Lembata Per Mei 2021

By Admin HJ 02 Jun 2021, 17:12:14 WIB Politik
Perempuan Dominasi Jumlah Pemilih Lembata Per Mei 2021

RAPAT pleno rekapitulasi daftar pemilih  periode bulan Mei 2021, menemukan jumlah pemilih di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, masih didominasi kaum hawa.

Dari total 86.350, jumlah pemilih perempuan sebanyak 47.186, sedangkan laki-laki sebanyak 39. 164 orang.

Hal tersebut mengemuka dalam pleno rekapitulasi data pemilih, dipimpin Ketua KPU Lembata, Elias Kaluli Making dan dihadiri empat orang anggota Komisioner dan sekertaris.

Baca Lainnya :

Ketua Devisi Program dan Data KPU Lembata, Petrus Patong Pati, saat menyampaikan hasil rekap pemilih, mengatakan, jumlah pemilih Lembata periode Mei, bertambah 347 orang dari total pemilih hasil rekap bulan sebelumnya sebanyak 86.003, dengan sebaran pemilih baru terbanyak di Kecamatan Nubatukan.

"Tambahan pemilih baru terjadi di sembilan kecamatan. Sebaran terbesar masih terpusat di Kecamatan Nubatukan dengan jumlah pemilih baru sebanyak 109, yang terdiri dari jumlah laki-laki sebanyak 59 dan Pemilih perempuan sebanyak 50, sementara kecamatan Atadei menjadi kecamatan dengan jumlah pemilih baru terendah, atau bertambah sebanyak 16 pemilih dari jumlah pemilih sebelumnya, dengan jumlah pemilih laki-laki 11 dan pemilih perempuan sebanyak 5  orang" jelas Payong Pati.

Ditambahkannya lagi, dari total 86.350 pemilih Kabupaten Lembata, ada 12 orang tercatat sebagai pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Lebih jauh dalam penjelasannya Ketua Devisi Program dan Data menyebut, data pemilih yang direkap, bersumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Lembata, juga data masukan masayarakat.

Sementara itu, Ketua KPU Lembata usai memimpin rapat pleno rekapitulasi data pemilih, mengaku KPU Lembata masih sulit melakukan tracking pemilih TMS dan pemilih pindahan. Baik data pemilih pindah masuk, maupun data pemilih pindah keluar.

"Sumber data pemilih kita dari beberapa stake holder. Salah satunya Dipendukcapil, tetapi dalam urusan data pemilih di luar tahapan Pemilu seperti sekarang ini, hal tersulit yang kami (KPU Lembata) temukan adalah,  mendapatkan data Pemilih TMS dan data pemilih pindah masuk, juga pemilih pindah keluar," kata Elias.

Karena itu, kedepan dalam rangka perbaikan kwalitas data pemilih sebagai langkah persiapan menjemput Pemilu 2024, KPU Lembata akan kembali membangun komunikasi dengan beberapa stake holder, antara lain Dispendukcapil, juga pemerintah desa dan kelurahan.

Sementara itu, data pemilih baru, kata Elias, diumumkan melalui website resmi KPU Lembata.

"Tetapi, untuk melindungi dan menjaga kerahasiaan data warga pemilih, maka KPU tidak menyampaikan NIK dan NKK. Data Pemilih by name by adres, silahkan diakses melalui website resmi KPU Lembata" pungkas Elias.(*S/Hj)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda