Pemprov NTT Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih Bagi Warga

By Admin HJ 26 Mar 2021, 16:38:30 WIB Politik
Pemprov NTT Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih Bagi Warga

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai menitik beratkan perhatian pada pemenuhan kebutuhan air bagi warga pada Tahun anggaran 2022 mendatang.

Peralihan sektor prioritas tersebut dilakukan Pemprov NTT setelah berhasil mengerjakan kurang lebih 900 km dari total lebih dari 2000 km ruas jalan Provinsi pada tahun anggaran 2021 lalu.

Hal tersebut disampaikan Alexander Take Ofong, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat resesnya di Desa Dua Wutun, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata, Rabu (24/3/2021).

Baca Lainnya :

Berbicara di hadapan ratusan konstituennya, Ofong menjelaskan, Pemrov NTT menjalankan tiga teknis pengerjaan jalan yakni sistim go, go plus dan hotmix.

Di Kabupaten Lembata,

menurut Ofong, menurut  SK Gubernur, ruas jalan propinsi di Kabupaten Lembata terhitung dari waijarang sampai Baobolak, sepanjang 18 km.

Selebihnya jalan Kabupaten, tetapi Bupati sudah bangun jalan sambung ke penikenek. Pembangunan sisa ruas jalan dari Penikenek menuju Lamalera sepanjang 18 km itu dibangun tahun 2021 ini atas diskresi Gubernur karena ruas jalan tersebut berstatus jalan Kabupaten.

Untuk membuka sisa ruas jalan dari Penikenek menuju Desa Lamalera, pada tahun 2021 ini, pemprov NTT menggelontorkan dana Rp. 26,7 miliar, 9 km hotmix, 9 km dengan sistim GO.

Sedangkan untuk pengerjaan sisa ruas jalan Provinsi dari Panama-Wairiang dengan sistim GO, menelan anggaran Rp.10,5 miliar pada tahun 2021.

Anggota DPRD berpenampilan sederhana, ramah dan cerdas itu menuturkan pada tahun anggaran 2022 mendatang, porsi perhatian pemerintah Provinsi sudah kepada kebutuhan air baku bagi warga.

"Tahun anggaran 2022, Perhatian  prioritas Pemprov NTT sudah ke air.

Jalan saja tahun ini kita bangun 513 km untuk seluruh Provinsi NTT. Sebelumnya 350 km, maka kita sudah bangun 860 an km ruas jalan propinsi.Tinggal sedikit saja. Total yang dikerjakan 900 km, dari total 2 ribu lebih panjang jalan Provinsi. Sisanya akan dibangun pada 2022 dan 2023," ujar Ofong.

Ofong menjelaskan, anggaran yang digelontorkan Pemprov NTT, khusus untuk membuka isolasi di wilayah Selatan dari pinjman PEN.

"Bupati Lembata juga sudah janjikan buka jalur tengah, maka  tantangan terberat kita sudah bisa diatasi," ujar sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi NTT ini.

Sementara itu, Penjabat kepala Desa Dua Wutun, Donatus Loli, meminta Anggota DPRD Provinsi NTT, Alex Ofong untuk memperjuangkan jaringan air minum untuk tiga des yakni Desa Wuakerong, Duawutun dan Ria Bao.  Sampai detik ini tiga desa itu masih bermasalah dengan air bersih.

"Kami sudah dorong dalam Musrenbang, kalo tidak bisa dari APBD 2, mohon diperhatikan juga dari Pemerintah Provinsi," ujar Donatus Loli.

Menimpali keluhan akan air baku tersebut, Alex Ofong mendaskan, pemerintah Provinsi NTT telah mengalokasikan anggaran senilai Rp.175 juta rupiah untuk pembenahan daerah irigasi Waidaten di Boto, Kecamatan Nagawutun.(*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda