Pemda Lembata Sediakan Sarana Higienis Potong Hewan
RPH Higienis

By Admin HJ 25 Jul 2020, 17:57:50 WIB Kesehatan
Pemda Lembata Sediakan Sarana Higienis Potong Hewan

Keterangan Gambar : Pemda Lembata Sediakan Sarana Higienis Potong Hewan


PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur menawarkan pemotongan hewan higienis dengan melounching rumah potong hewan (RPH). Proses pemotongan hewan dengan teknik yang baik dan benar, ditunjang penjagal hewan bersertifikat, menjadi jaminan qulitas pemotongan hewan di RPH milik Pemerintah tersebut.

Selain itu, pemerintah setempat juga memiliki empat dokter hewan yang siap memeriksa kesehatan hewan sebelum mati (ante mortem) dan sesudah mati (post mortem) menjamin higienitas daging.

Rumah potong hewan pertama di Kabupaten Lembata itupun membuka diri kepada siapapun yang hendak memotong hewan untuk memeriksakan kesehatan hewannya hingga dijagal di rumah potong tersebut.

Baca Lainnya :

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Kasnisius Tuaq, usai melounching rumah potong hewan (RPH) di wilayah kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, kabupaten Lembata, Sabtu (25/7/2020).

Menurut Kanisius, rumah potong hewan dimaksudkan untuk memberi jaminan Kesehatan atas hewan yang akan dikonsumsi oleh manusia. Sebab, terdapat penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan kepada manusia yang disebut Zoonosis. 

Pihak Dinas Peternakan setempat mematok tarif pemeriksaan setiap hewan sebelum dipotong dan sesudah dipotong menurut Perda, 5000 rupiah, ditambah fasilitas pendukung lain seperti penjagal dan proses pengerjaan higienis sehingga menjadi 30 ribu rupiah per ekor.

Namun Kepala Dinas peternakan Kabupaten Lembata, Kanisius Tuaq menegaskan,  lounching rumah potong hewan adalah bukti tanggung jawab pemerintah menjaga Kesehatan warga yang mengonsumsi daging.

Sementara itu, Camat Nubatukan, Maria Anastasia Barabaje, dalam kesempatan itu menegaskan, lounching adalah kegiatan seremonial saja, namun yang terpenting adalah keberlanjutan proses di RPH ini.

Camat Nubatukan menyebutkan, Pihak Dinas Peternakan wajib menjaga kualitas dan mutu daging yang dihasilkan dari RPH ini. Sebab, kualitas mutu daging menjadi factor yang membedakan rumah potong hewan milik pemerintah dengan pemotongan yang sudah sering dilakukan di kalangan masyarakat.

“sepanjang kualitas dan mutu daging tetap terjaga dengan baik, RPH dapat bersaing dengan pemotongan di kalangan masyarakat,” ujar Camat Nubatukan, Maria Anastasia Barabaje.

Camat Nubatukan berjanji akan mempromosikan rumah potong hewan ini untuk dimanfaatkan oleh seluruh warga Lembata demi menjamin kesehatan konsumen daging di Lembata.

“ini fasilitas yang disediakan pemerintah, warga perlu manfaatkan demi kebaikan bersama,” ujar Camat Nubatukan, Maria Anastasia Barabaje. (*S/HJ).  





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment