Masih Ada 55 Desa Stunting di Lembata
Jambore PKK dan Kader Posyandu

By Admin HJ 16 Okt 2020, 12:15:05 WIB Daerah
Masih Ada 55 Desa Stunting di Lembata

Keterangan Gambar : Yuni Damayanti, Ketua Tim Penggerak PKK Lembata saat mengukuhkan 9 Bunda Paud


KADER PKK dan Kader Posyandu menyatakan siap menjadi garda terdepan mengentaskan stunting di Kabupaten Lembata, sebab masih ada 55 Desa dari total 144 Desa yang ada di Lembata mengalami stunting.

Kesiapan pengentasan angka stuting tersebut disampaikan Ketua  tim penggerak PKK Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti, dalam kesempatan jambore PKK dan Kader Posyandu tingkat Kabupaten di Lewoleba, Kamis (15/10/2020).

Jambore PKK dan Kader PosYandu yang di gelar di Olimpic Ball Room, Lewoleba tersebut mengusung tema “Mari Bersama Satukan Tekad Cegah Stunting”.

Baca Lainnya :

Menurut Yuni Damayanti, dalam kurun waktu 3 tahun, stunting mengalami penurunan secara Nasional. Namun angka stunting masih berkisar di angka 27,5 %. Di Kabupaten Lembata sendiri, masih ada 55 Desa stunting yang tersebar di 9 Kecamatan.

Yuni Damayanti, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, menyebutkan, pihaknya siap mengerahkan PKK dan kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam mengentaskan stunting di 55 Desa diLembata.  

Caranya, dengan meningkatkan kapasitas kader PKK, dan kader Posyandu melalui peningkatan 10 program PKK. Selain itu pihaknya mewajibkan para kader PKK maupun Posyandu di tingkat Desa dan Kelurahan untuk menjalankan tugas dan profesinya secara professional.

Isteri orang nomor satu Lembata itu berharap pemerintah dan seluruh rakyat Lembata bergandeng tangan mengentaskan stunting, demi meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan manusaia Lembata pada khususnya.

 

Kukuhkan 9 Bunda PAUD

 

Dalam kesempatan itu pula, Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti mengukuhkan bunda Paud. Bunda Paud yang dikukuhkan adalah 9 isteri Camat sebagai symbol sekaligus mitra utama dalam Gerakan Nasional PAUD berkualitas.

Sebagai figure ibu yang merupakan tokoh sentral di setiap jenjang pemerintahan, keberadaan Bunda PAUD dapat memotivasi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyediakan layanan PAUD yang berkualitas.

“Jambore PKK dan kader Posyandu hari ini dirangkai dengan pengukuhan bunda PAUD agar dapat mengukuhkan peranan Bunda PAUD dalam memajukan Pendidikan anak usia dini di daerah,” ujar Yuni Damayanti.

Pada bagian akhir sambutannya, Yuni Damayanti meminta dukungan anggaran dari Pemerintah serta Kerjasama dari seluruh warga Lembata agar seluruh Kader PKK dan kader Posyandu dapat bekerja maksimal dan profesional. (*S/Hj).  





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment