Lorensius Sandro Rero; Homestay Pasarkan Sisi Unik Wisata Desa
Geliat Wisata Lembata

By Admin HJ 09 Okt 2020, 11:59:18 WIB Wisata
Lorensius Sandro Rero; Homestay Pasarkan Sisi Unik Wisata Desa

Keterangan Gambar : Laurensius Sandro Rero, Sekretaris Jurusan Pariwisata Universitas Politeknik Kupang


LAURENSIUS Sandro Rero, Sekretaris Jurusan pariwisata Universitas Politeknik Kupang, sekaligus pegiat Promosi Perhotelan, tampil sebagai instruktur dalam pelatihan manajemen homestay, kamis (8/10/2020).   

Kepada Media ini, di lokasi pelatihan Pantai Wisata Waijarang, Laurensius Sandro Rero menjelaskan, dalam pelatihan kepada 26 Pengelola Desa Wisata di Lembata, pihaknya melatih pengelola Desa tentang manajemen destinasi dan manajemen homestay.   

“Kita ada dua tema utama, pertama manajemen destinasi dan manajemen homestay. Terkait Pengelolaan destinasi, ditekankan bagaimana masyarakat itu sadar akan pariwisata, kemudian untuk destinasinya, penting mengenal masalah-masalah, kemudian dibentuk menjadi satu atraksi itu seperti apa,” ujar Laurensius Sandro Rero.

Baca Lainnya :

Sekretaris Jurusan pariwisata Universitas Politeknik Kupang itu mengatakan, dirinya menjadi instruktur dalam Tema manajemen Homestay.

“hari ini kami lebih focus pada manajemen homestaynya. Peserta diharapkan untuk paham tentang standarisasi usaha homestay, kedua, kita bawakan materi tentang praktek masakan di sesuaikan dengan bahan bahan local yang ada,” ujar Rero.  

Menurut Rero, ada nilai penting pengembangan manajemen homestay. Salah satunya lebih mencerminkan budaya local. Apa yang ada di masyarakat itu yang ditampilkan. Jadi tidak perlu di buat-buat. Dari yang sebenarnya tidak ada, diada-adakan.

“Gaya dan kebiasaan masyarakat itulah yang unik untuk dijual. Sekarang ini homestay lagi marak-maraknya dikembangkan. Dari segi pendapatan dia langsung ke masyarakat. Tamu datang nginap, mempelajari adat istiadat, kebiasaan menjadi nilai tambah yang dicari para tamu,” ujar Rero.

Tentang Home Stay, yang penting nyaman. Saya tekankan kepada pengelola wisata Desa untuk lebih menjual aktivitas masyarakat.

“Kebiasaan tuan rumah itulah, salah satu keunikan yang ditawarkan kepada tamu,” ujar Laurensius Sandro Rero. (*S/HJ).  





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment