Kepsek Di Lembata Terpaksa Pinjam Tablet Untuk Ujian Berbasis Android

By Admin HJ 06 Jun 2022, 18:21:53 WIB Daerah
Kepsek Di Lembata Terpaksa Pinjam Tablet Untuk Ujian Berbasis Android

TOBIAS Temalan, S.Pd. Kepala Sekolah SMAN 1 Ile Ape, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, terpaksa meminjam Puluhan tablet milik SMPN II, Ile Ape, guna memenuhi tuntutan ujian akhir sekolah berbasis android yang harus dihadapi 202 siswa kelas 10 dan 11 di sekolah tersebut.

"Kita siagakan komputer di lab komputer 27 unit. Defisit 20 android, kita bangun komunikasi dengan SMPN 2 Ile Ape, satap Holoriang untuk pinjam pakai selama ujian berbasis android," ungkap Tobias Temalan, S.Pd. Kepala Sekolah SMAN 1 Ile Ape, di Desa Tagawiti, Senin (6/6/2022).

Sebanyak 202 Siswa kelas 10 dan 11, SMAN Satu Ile Ape, kini menjalani simulasi ujian akhir sekolah berbasis android guna mempersiapkan ujian akhir sekolah 9 Juni hingga 15 Juni 2022 mendatang.

Baca Lainnya :

Dari total siswa di sekolah tersebut, sebanyak 47 anak tidak memiliki hp android. 155 siswa lainnya memiliki android.

"Saya sudah bertamu kepsek SMPN II untuk minta bantuan perangkat Tablet, sebab di sekolah itu ada 60 unit tablet. Karena kami sekolah tetangga, Kami saling membantu dan Kebetulan mereka ujian duluan.

Kami bantu router dan server untuk keperluan ujian berbasis android. Kita Saling membantu," ujar Kepsek Tobias Temalan.

Sedangkan, untuk mengatasi buruknya signal internet, sekolah dengan akreditasi B itu telah menyiagakan router atau penguat signal.

Dalam simulasi ujian yang berlangsung hari ini, Senin (6/6/2022), pihak sekolah menemukan hambatan koneksi dari android milik siswa dengan aplikasi Exambro.

Menurut Proktor, Benediktus Keneq, SSi, koneksi terganggu karena signal android yang bertabrakan, sebab sekali koneksi, server melayani maksimal 36 android.

Namun, ia memastikan, kendala itu dapat diatasi hingga para siswa dapat menjalani ujian akhir dengan baik.

SMAN Ile Ape berdiri tahun 2012, dengan jumlah Guru sebanyak 30 Guru, PNS 5 orang, guru kontrak 8, sisanya guru honor komite.

Pada 5 Mei lalu, sekolah ini telah menamatkan 79 siswa kelas 12 atau Lolos 100%. (*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda