Desa Wisata Pasir Putih Mulai Berdayakan UKM Bagi Difabel
UKM Untuk Difabel

By Admin HJ 14 Jan 2021, 14:55:12 WIB Daerah
Desa Wisata Pasir Putih Mulai Berdayakan UKM Bagi Difabel

Keterangan Gambar : FPKDK bersama kelompok Difabel Usai Dilatih Keterampilan membuat stik kelor, keripik ubi ungu, keripik keladi dan keripik pisang


KETUA Forum Peduli Kesejahteraan Difabel dan Keluarga (FPKDK) Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Ramsia Langoday mengapresiasi upaya Pemerintah Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutun, memberi ruang khusus bagi Usaha Kecil Menengah (UKM), bagi kelompok difabel di desa tersebut.

“Mingar ini beda dengan pengalaman di tempat lain di Kabupaten Lembata. Pemerintah desa punya perhatian serius terhadap para difabel. Hal yang sangat positip dan patut diapresiasi. Kelompok difabel Mingar juga menurut kami, adalah kelompok difabel yang berkembang bagus dan mau mandiri,” ujar Ramsia Langoday di Lewoleba, Kamis (14/1/2021).

Baca Lainnya :

Ramsia berharap ruang yang diberikan pemerintah desa, bisa dimanfaatkan secara maksimal, oleh para difabel.   

“Apalagi, ini daerah wisata dan setiap minggunya, tempat ini selalu dikunjungi orang dengan tujuan wisata. Manfaatkan peluang dan ruang yang sudah diberikan pemerintah ini. Kami akan memfasilitasi dengan memberikan beberapa peralatan pendukung usaha,” ujarnya.

Kepala Desa Pasir Putih, Isidorus Pasing, menjelaskan, pihaknya memberi satu ruang UKM untuk produk keripik berbagai bahan dasar olahan dan tenun ikat. Sebab para difabel di Desanya trampil di bidang seperti itu. Karena itu pelatihan yang digagas FPKDK dinilainya sangat bermanfaat bagi para difabel. Mereka bisa memanfaatkan ruang yang sudah diberikan pemerintah.

Hal senada juga disampaikan Eky Habel, dari LSM HI. Kepada para difabel, Eky mengatakan kelanjutan dari kegiatan pelatihan ini adalah para sahabat difabel dari Mingar bisa mandiri.

“Ini peluang usaha yang bisa dilakukan secara perorangan maupun kelompok,” ujar Eky Habel, dari LSM HI

Ketua Kelompok, Feliksia Bola Wuhan, ketika dimintai komentarnya atas kegiatan pelatihan tersebut menyatakan terima kasih.

“Ini pertama kalinya difabel dikasih pelatihan seperti ini. Kami akan mengembangkan usaha ini di kelompok kami,” ujarnya.

Forum Peduli Kesejahteraan Difabel dan Keluarga (FPKDK) Kabupaten Lembata, bekerjasama dengan LSM HI, Kamis (14/1/2020), melatih Para difabel di Desa Pasir Putih/Mingar, Kecamatan Nagawutun, untuk membuat stik kelor, keripik ubi ungu, keripik keladi dan keripik pisang.

Berbagai varian rasa yakni original, manis dan balado diperkenalkan kepada para difabel. Kegiatan pengolahan hasil pertanian dengan pendampingan berkelanjutan tersebut digelar Forum Peduli Kesejahteraan Difabel dan Keluarga (FPKDK) Kabupaten Lembata, Selasa (12/1/2021), di Desa Pasir Putih.

Pelatihan dimulai dari proses pembuatan hingga pengemasan untuk dijual ke pasaran. Kepada para difabel, ketiga instruktur terus mengingatkan agar seluruh tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan standar Kesehatan.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan di Lewoleba dan diikuti para difabel dari kelompok Wangatoa, Waikomo, Lewoleba dan Lamahora. Pelatihan tersebut menampilkan instruktur ibu Mery Kotan, Ibu Yus Langkeru dan Ibu Halima dari PKK Kabupaten Lembata. (*S/Hj).





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment